Bisakah Ponsel Dipakai sebagai Walkie Talkie?

Ya, dengan aplikasi – tetapi tidak, itu tidak sama dengan radio sungguhan. Tergantung untuk apa Anda membutuhkannya.

Bisakah ponsel dipakai sebagai walkie talkie? Jawaban singkat: ya. Bisakah iphone diubah menjadi walkie talkie – juga ya, ada aplikasinya, Zello yang paling besar. Anda menekan tombol, bicara, dan ponsel orang lain memutar pesan Anda. Bisakah iphone dipakai sebagai walkie talkie untuk grup? Tentu, idenya sama – semua orang di grup menerima audio. Bisakah smartphone dipakai sebagai walkie talkie saat Anda tersebar di satu kota? Di situlah aplikasi bersinar, karena mereka bekerja lewat internet dan tidak peduli jarak.

Perbandingan yang jujur: bisakah Anda menghubungkan ponsel ke walkie talkie dan berharap pengalaman yang sama? Tidak juga. Pengaturan berbasis ponsel butuh: koneksi data, ponsel berdaya (yang Anda pakai untuk hal lain), dan aplikasi yang berjalan. Speaker ponsel pelan di lingkungan bising, audio ada latensinya, dan jika jaringan tersendat pesan Anda terputus di tengah kalimat. Radio dua arah sungguhan langsung bekerja – instan, tanpa jaringan, tanpa aplikasi, cukup keras untuk lantai gudang.

Di mana ponsel benar-benar menang: biaya (Anda sudah memilikinya), cakupan (di mana pun ada sinyal), dan fitur seperti teks dan lokasi. Di mana mereka kalah: baterai (ponsel Anda mati jam 3 sore sebagai radio), ketahanan (menjatuhkan ponsel $800 vs radio $80), dan kualitas audio grup. Tim yang butuh komunikasi serius menjalankan radio Zello – perangkat yang dirancang khusus memakai aplikasi yang sama tetapi dengan speaker keras, tombol PTT, dan baterai yang bertahan satu shift. Itulah titik tengahnya.

Pendapat jujur saya: jika Anda berkoordinasi dengan keluarga saat liburan, aplikasi sudah cukup. Jika Anda menjalankan operasi bisnis yang seseorang mungkin butuh bantuan dan tidak bisa meraba-raba ponsel, ambil radio. Ponsel masuk saku, radio di sabuk, dan keduanya tidak pernah bersaing.